Jorge Lorenzo
Pada tahun 2005, Jorge Lorenzo naik ke kelas 250cc, dan pada musim balap tahun yang sama ia berhasil meraih posisi pertama sebanyak enam kali. Musim balap berikutnya, pada tahun 2006 Lorenzo berhasil meraih juara dunia kelas 250cc, dengan 8 kali meraih posisi pertama dan 10 pole position. Pada musim selanjutnya di tahun 2007, Jorge Lorenzo berhasil mempertahankan gelarnya dengan 9 pole position dan 9 kali kemenangan. Pada tahun yang sama juga, Lorenzo mencatatkan dirinya sebagai pembalap paling sukses untuk kelas 250cc, dengan prestasi sebanyak 16 kali menang. Ini berarti selisih satu kemenangan lebih banyak dibandingkan Sito Pons dan Daniel Pedrosa.
Jorge Lorenzo di MotoGP 500cc
Tahun 2007 juga, tepatnya pada tanggal 25 Juli, Jorge Lorenzo mengadakan perjanjian kontrak dengan Fiat Yamaha. Dan Lorenzo bersanding dengan The Doctor Valentino Rossi di Tim Fiat Yamaha ini. Tahun berikutnya, musim balap 2008 MotoGP, ia berhasil menjadi orang kedua yang langsung berhasil pole position, setelah sebelumnya ada Max Biaggi dengan prestasi yang sama pada tahun 1998. Pada tiga seri balap musim 1998, Lorenzo berhasil mempertahankan pole position-nya. Dan sirkuit Estoril menjadi sejarah bagi Lorenzo, karena berhasil untuk pertama kalinya meraih kemenangan di seri MotoGP.
Tahun 2009 menjadi tahun-tahun pembelajaran dari seniornya satu tim, Valentino Rossi. Jorge Lorenzo semakin matang dan selalu menempel ketat di belakang The Doctor pada musim balap tahun 2009 tersebut. Dan ia berhasil meraih 261 poin dan berada di P2 klasemen MotoGP 2009. Pada tahun ini tersebar gosip, bahwa Jorge Lorenzo diincar oleh Honda dan Ducati. Sepertinya skill Lorenzo nampak jelas terbaca oleh kedua tim tersebut. Tetapi akhirnya rumor tersebut menghilang ketika Lorenzo memperpanjang kontraknya dengan Tim Fiat Yamaha pada tanggal 25 Agustus 2009. Tawaran Ducati yang menggiurkan, 15 juta dollar per musim untuk pindah dan menjadi satu tim dengan Casey Stoner di Ducati, ditolaknya dan memilih untuk bertahan dengan Yamaha.
Sementara pada musim balap MotoGP 2011 ini, Jorge Lorenzo harus bersaing dengan Valentino Rossi yang memutuskan pindah ke Ducati. Pada seri pertama di sirkuit Qatar, ia berada di posisi kedua setelah Casey Stoner yang juga pindah ke Tim Honda. Dan pada seri kedua di Jerez, Spanyol, faktor ‘keberuntungan’ kembali menghampirinya. Terjatuhnya Casey Stoner, Valentino Rossi, dan Marco Simoncelli menjadikan posisi pertama di sirkuit Spanyol ini diraih oleh Jorge Lorenzo.

Komentar
Posting Komentar